A Plague Tale Innocence

 Tentang A Plague Tale Innocence


1. Berjuang di tengah wabah



Perasaan bertahan hidup dalam game ini sangat kuat. Pada dasarnya, kita akan ditugaskan untuk menjadi survivor di tengah wabah tikus yang mematikan. Beberapa orang berpikir pengembang terlihat agak malas karena sepenuhnya bergantung  pada konteks wabah Black Death. Namun, penulis tidak setuju dengan hipotesis ini. 

Ini karena kita tidak hanya harus menghadapi serbuan tikus tetapi juga tantangan lain, seperti tentara yang disebut bidat atau hukuman di bawah gereja Eropa. Disini kita akan memerankan seorang gadis remaja bernama Amicia dari Rune yang juga akan merawat adiknya yang bernama Hugo. Bukan tugas yang mudah ketika keseluruhan cerita ini hanya menciptakan celah tipis antara hidup dan mati. 

Perjuangan Amici semakin berat karena adiknya sakit. Jadi kami juga ditugaskan untuk menemui dokter yang merawat Hugo. Oh iya, jangan kira tikus-tikus yang ada di game ini akan bekerja seperti tikus pada umumnya. Mereka akan menyerang manusia secara brutal dan selalu menunjukkan haus darah. 

Kisah sedih yang terjadi karena epidemi dan kebrutalan penyidik ​​dapat disajikan dengan sangat baik oleh pengembang. Bahkan, kita juga akan merasa sendiri dan terasing saat memainkan game ini. Plot dan skenario seperti ini mengingatkan penulis pada sebuah game bernama The Last of Us, sebuah game yang juga memiliki cerita apokaliptik meski dengan berbagai isu.

2. Gaya hantam kromo yang tidak cocok diaplikasikan di sini



A Plague Tale: 

Innocence mampu menghadirkan gameplay yang merepresentasikan apa itu survival. Anda tidak akan bisa bergerak kasar dan mencapai chroma seperti di game Left 4 Dead atau Resident Evil. Tidak, Amicia dari Rune hanyalah seorang remaja yang tidak tahan menghadapi gerombolan tentara lapis baja seperti Jill Valentine melawan gerombolan zombie. 

Lebih dari itu, game ini  akan fokus pada gaya siluman dan teka-teki yang tebal. Sebagian besar waktu, kita  akan benar-benar terjebak dalam gaya permainan yang lambat dan tersembunyi, dan berpikir kritis untuk memecahkan masalah yang  dihadapi. Senjata yang kami bawa juga sangat sederhana, bisa berupa batu atau kereta gantung. Ada sedikit chemistry yang bisa memberi kita peluang  di tengah epidemi ini. 

Oh, ya, tikus dalam game ini adalah tikus hitam liar yang  bisa memakan orang. Jadi, jika Anda beruntung, Anda bisa memimpin pasukan pencari ke daerah yang penuh dengan tikus. Namun, Anda harus berhati-hati karena tikus kotor juga dapat menyerang dan menyerang Anda. Agar aman dari serangan tikus, Anda perlu menyalakan api atau sumber cahaya lainnya. 

Dan teka-tekinya? Hampir mirip dengan puzzle yang selalu muncul di game survival, seperti Resident Evil atau The Last of Us. Jika Anda baru mengenal permainan ini, Anda mungkin mengalami kesulitan  memecahkan teka-teki. Jenis permainan ini tidak akan cocok bagi Anda yang menyukai gaya yang cepat dan berirama.



Komentar

Postingan Populer